Bom, Bola, dan Pemilu

imagesBom lagi, bom lagi. Begitulah kiranya sebuah status yang baru saya tulis tepat setelah saya mengetahui tentang adanya bom yang meledak di hotel ritz carlton. saya mengetahui kabar tersebut dari seorang teman yang ada dalam salah satu ruang chat di dunia maya. Rasa penasaran saya pun memuncak , dengan jari cepat ku ketik www.detik.com di bagian address bar mozilla firefox. Ternyata benar telah terjadi ledakan yang cukup hebat di daerah mega kuningan, tepatnya di lantai dua dan lantai tiga hotel ritz carlton. aksi yang di anggap “terorisme” itu juga menjadi hal yang heboh. Pasalnya MU yang direncanakan datang ke indonesia akan menginap di hotel tersebut. Selain itu, iklim politik dan Pemilu di akhir masa SBY juga menyebabkan berita ini menjadi hal yang penting.

Dalam masalah kedatangan MU di ibu kota, dapat diprediksikan sementara ini  MU tidak akan datang. Berita yang tidak jelas itu sudah mulai tersebar di dunia maya. Saya tidak terlalu paham tentang masalah itu, namun yang jelas banyak yang akan dirugikan tentang batalnya MU tersebut, mengingat berapa banyak dana yang dikeluarkan untuk menyambut tim setan merah tersebut. Sebut saja salah satu operator seluler dengan lambang angka , yang telah menjadikan event ini sebagai bagian penstimulus marketing nya.

Sebagai seorang yang pernah tinggal di daerah yang tidak jauh dari pesantren yang pernah di cap sebagai tempat “teroris”, saya juga tidak terlalu paham tentang siapa pelaku dan apa maksud dibelakangnya. Saya juga tidak tau siapa yang senang / suka terhadap adanya berita tersebut. Apakah ada sangkut pautnya dengan kasus peledakan yang selanjutnya, ataukah tidak. Atau hal yang lain? Apakah islam yang akan dituduh lagi? Hanya Allah yang tau . Yang pasti dan yang saya ketahui tentunya jauh lebih banyak orang yang menderita dan sedih dengan adanya kasus tersebut.

Terlepas dari asumsi dan opini diatas, yang perlu menjadi perhatian teman-teman adalah masalah kewaspadaan. Sebagai rakyat kecil yang tidak tau apa-apa mungkin kita juga agak khawatir bila melawati pusat/ jantung kota jakarta. Karena, rasa keamanan di ibu kota sudah mulai terancam lagi. Yah, akhirnya kita hanya bisa berdoa kepada Allah agar selalu dirahmati Nya, dan siap menerima takdir-Nya.

Published by

harsono

a Javanese

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s